Makalah Penjaskes Pencak Silat

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyusunn makalah tentang “Pencak Silat”.

Dengan adanya makalah ini, diharapkan dapat membantu memahami materi-materi tentang pencak silat. Selain sederhana, penyampaian materi dalam makalah ini sangat praktis dan mudah dipahami.

Penulis menyadari, bahwa makalah ini masih memiliki banyak kekurangan. Oleh sebab itu, kritik dan saran yang membangun dari pembaca dan guru pembimbing sangat penulis harapkan demi perbaikan dimasa mendatang.

Akhirnya penulis berharap, semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca dan penulis khususnya.




Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Rumusan Masalah

C. Tujuan Pembuatan Masalah

BAB II ISI

A. Pengertian Pencak Silat

B. Fungsi Pencak Silat

C. Sikap Dasar Pencak Silat

D. Gerak Dasar Pencak Silat

E. Jenis Pembelaan Dasar

F. Penggolongan Pertandingan

G. Perlengkapan Dalam Pertandingan Pencak Silat

H. Tahap Pertandingan

I. Babak Pertandingan Dan Waktu

J. Kelengkapan Gelanggang Pertandingan Pencak Silat

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan

B. Saran

DAFTAR PUSTAKA


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pencak silat merupakan salah satu bela diri yang sudah tua yang merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang telah menjadi kebudayaan nasional. Namun dari berbagai literatur, pencak silat tidak dapat dipastikan dari mana asalnya dan siapa yang menciptakannya.

B. Rumusan Masalah

Dari latar belakang masalah tersebut, maka dapat dirumuskan berapa masalah yaitu:

1. Apa fungsi pencak silat.

2. Bagaimana sikap dasar dari gerakandasar dalam pencak silat.

3. Bagaimana penggolongan pertandingan dalam pencak silat.

4. Apa saja perlengkapan yang diperlukan dalam pertandingan pencak silat.

5. Apa saja tahap-tahap pertandingan pencak silat.

6. Bagaimana pembagian babak pertandingan serta waktu dalam pencak silat.

7. Apa saja kelengkapan gelanggang pertandingan pencak silat.

C. Tujuan Pembuatan Makalah

1. Ingin mengetahui fungsi pencak silat dalam kehidupan.

2. Ingin mengetahui sikap dasar pencak silat.

3. Ingin mengetahui penggolongan pertandingan dan tahap-tahap dalam pencak silat.

4. Ingin mengetahui pembagian babak, waktu serta kelengkapan apa saja yang digunakan dalam pertandingan pencak silat.

BAB II

ISI

A. Pengertian

Pencak silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela dan mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritasnya terhadap lingkungan hidup dan alam sekitarnya, untuk mencapai Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

B. Fungsi Pencak Silat

1. Sebagai olahraga

2. Sebagai beladiri

3. Sebagai sarana pendidikan mental

C. Sikap Dasar Pencak Silat

Sikap dasar pencak silat terdiri dari:

1. Sikap berdiri

Ada tiga jenis sikap berdiri, yaitu:

a. Sikap berdiri tegak

b. Sikap istirahat

c. Sikap berdiri kangkang

d. Sikap berdiri kuda-kuda

2. Sikap jongkok

Ada dua macam sikap jongkok, yaitu:

a. Jongkok

b. Jengkeng

3. Sikap duduk

Sikap duduk terdiri dari:

a. Duduk

b. Sila

c. Simpuh

d. Sempok/depak

e. Trapsila/mengurak sila

4. Sikap berbaring

Sikap berbaring terdiri dari:

a. Sikap telentang

b. Sikap miring

c. Sikap telungkup

5. Sikap khusus

Sikap khusus terdiri dari:

a. Sikap tegak satu kaki

b. Sikap mengurak sila

c. Sikap merangkak (sikap rimau)

d. Sikap pancer

6. Sikap pasang

Sikap pasang dibagi menjadi tiga, yaitu:

a. Pasang atas

b. Pasang tengah

c. Pasang bawah

D. Gerak Dasar Pencak Silat

Gerak dasar pencak silat meliputi unsur-unsur:

1. Arah

Arah dalam pencak silat meliputi unsur/penjuru mata angin, yaitu:

a. Belakang

b. Serong kaki belakang

c. Samping kiri

d. Serong kaki depan

e. Depan

f. Serong kanan depan

g. Samping kanan

h. Serong kanan belakang

i. Cara melangkah

2. Cara melangkah

Cara melangkah dapat dilakukan dengan:

a. Angkatan

b. Geseran

c. Putaran

d. Lompatan

e. Loncatan

f. Ingsutan

E. Jenis Pembelaan Dasar

1. Hindaran

Hindaran adalah suatu pembelaan dengan cara memindahkan bagian-bagian badan yang menjadi sasaran serangan, dengan melangkah atau memindahkan kaki.

Hindaran dapat dilakukan dengan cara:

a. Hindar hadap

b. Hindar sisi

c. Hindar angkat kaki

d. Hindar kaki silang

2. Elakan

Elakan adalah usaha pembelaan yang dilakukan dengan sikap kaki yang tidak berpindah tempat atau kembali ke tempat semula. Elakan terdiri dari:

a. Elakan bawah

b. Elakan atas

c. Elakan samping

d. Elakan belakang

3. Tangkisan

Tangkisan adalah usaha pembelaan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan serangan. Sikap menangkis selalu disertai sikap kuda-kuda dan sikap tubuh dengan menggunakan:

a. Satu lengan

b. Siku

c. Dua lengan

d. Kaki

F. Penggolongan Pertandingan

Penggolongan pertandingan dalam pencak silat dibagi berdasarkan:

1. Berdasarkan umur dan jatina untuk semua kategori terdiri atas:

a. Pertandingan golongan “dewasa” untuk putra dan putri berumur diatas 17 tahun s/d 35 tahun.

b. Pertandingan golongan “remaja” untuk putra dan putri berumur diatas 14 tahun s/d 17 tahun.

2. Berdasarkan kelas

a. Golongan dewasa

1. Tanding putra

1. Kelas A 45 kg s/d 50 kg

2. Kelas B diatas 50 kg s/d 55 kg

3. Kelas C diatas 55 kg s/d 60 kg

4. Kelas D diatas 60 kg s/d 65 kg

5. Kelas E diatas 65 kg s/d 70 kg

6. Kelas F diatas 70 kg s/d 75 kg

7. Kelas G diatas 75 kg s/d 80 kg

8. Kelas H diatas 80 kg s/d 85 kg

9. Kelas I diatas 85 kg s/d 90 kg

10. Kelas J diatas 90 kg s/d 95 kg

2. Tanding putri

1. Kelas A 45 kg s/d 50 kg

2. Kelas B diatas 50 kg s/d 55 kg

3. Kelas C diatas 55 kg s/d 60 kg

4. Kelas D diatas 60 kg s/d 65 kg

5. Kelas E diatas 65 kg s/d 70 kg

6. Kelas F diatas 70 kg s/d 75 kg

b. Golongan remaja

1. Tanding putra, terdiri atas:

1. Kelas A 39 kg s/d 42 kg

2. Kelas B diatas 42 kg s/d 45 kg

3. Kelas C diatas 45 kg s/d 48 kg

4. Kelas D diatas 48 kg s/d 51 kg

5. Kelas E diatas 51 kg s/d 54 kg

6. Kelas F diatas 54 kg s/d 57 kg

7. Kelas G diatas 57 kg s/d 60 kg

8. Kelas H diatas 63 kg s/d 66 kg

9. Kelas I diatas 66 kg s/d 69 kg

10. Kelas J diatas 69 kg s/d 72 kg

11. Kelas K diatas 72 kg s/d 75 kg

12. Kelas B diatas 75 kg s/d 78 kg

2. Tanding putri, terdiri atas:

1. Kelas A 39 kg s/d 42 kg

2. Kelas B diatas 42 kg s/d 45 kg

3. Kelas C diatas 45 kg s/d 48 kg

4. Kelas D diatas 48 kg s/d 51 kg

5. Kelas E diatas 51 kg s/d 54 kg

6. Kelas F diatas 54 kg s/d 57 kg

7. Kelas G diatas 57 kg s/d 60 kg

8. Kelas H diatas 63 kg s/d 66 kg


G. Perlengkapan Dalam Pertandingan Pencak Silat

1. Pakaian

Pakaian yang digunakan dalam pertandingan pencak silat yaitu pakaian model standar warna hitam dan sabuk putih.

2. Pelindung badan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Kualitas standar pesilat

b. Warna hitam

c. Sabuk/bengkung merah dan biru untuk pesilat sebagai tanda pengenal

d. Satu gelanggang memerlukan setidaknya memerlukan 5 buah pelindung dari setiap ukuran

H. Tahap Pertandingan

Tahap pertandingan terdiri dari:

a. Babak penyisihan

b. Babak perempat final

c. Babak semi final

d. Babak final

I. Babak Pertandingan Dan Waktu

a. Pertandingan dilangsungkan dalam 3 (tiga) babak.

b. Tiap babak terdiri atas 2 (dua) menit bersih.

c. Diantara babak diberikan waktu istirahat 1 (satu) menit.

d. Waktu ketika wasit menghentikan pertandingan tidak termasuk waktu bertanding.

e. Penghitungan terhadap pesilat yang jatuh karena serangan yang sah, tidak termsuk waktu bertanding.

J. Kelengkapan Gelanggang Pertandingan Pencak Silat

Kelengkapan gelanggang yang wajib disediakan oleh komite pelaksana terdiri dari:

a. Meja dan kursi pertandingan.

b. Meja dan kursi wasit juri.

c. Formulir pertandingan dan alat tulis menulis.

d. Jam pertandingan, gong (alat lain yang sejenis) dan bel.

e. Lampu babak atau lainnya untuk menentukan babak.

f. Lampu isyarat berwarna merah, biru, kuning untuk memberikan isyarat yang diperlukan sesuai dengan proses pertandingan yang berlangsung.

g. Bendera kecil berwarna merah dan biru bertangkai masing-masing dengan ukuran 30 cm x 30 cm untuk juri tanding dan bendera dengan ukuran yang sama warna kuning untuk pengamat waktu.

h. Papan informasi catatan waktu peragaan pesilat kategori tunggal, ganda dan regu.

i. Tempat senjata.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Pencak silat merupakan jenis olahraga yang merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang telah menjadi kebudayaan nasional.

B. Saran

Sebagai generasi muda, kita seharsunya mempelajari dan memahami pencak silat karena pencak silat merupakan kebudayaan nasional yang menjadi identitas bangsa Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

Adjie, Bayu Dan M. Nurimasyah N. 2003. Adobe Premire G.S. jakarta: Elex Medra Komputindo.

Andi. 2003. Yogyakarta: Penerbit Andi

Wijaya, Didik Dan Andi Parulian Hutasork. 2003.

Zulkifli, Dede. 2003. Kreatif Dengan Pencak Silat. Bandung: Informatika
Terima kasih atas waktunya untuk membaca Makalah Penjaskes Pencak Silat ini, dengan harapan semoga artikel Makalah Penjaskes Pencak Silat ini bermanfaat adanya. Dan mohon maaf jika pada artikel Makalah Penjaskes Pencak Silat terdapat kesalahan atau kurang memuaskan. Jangan lupa untuk berkunjung kembali ke eMakalah.com pada lain kesempatan

Artikel Terkait : Makalah Penjaskes Pencak Silat » Makalah