Selamat Datang di emakalah.com

Semoga Anda dapat menemukan apa yang anda cari,

dan semoga emakalah.com dapat bermanfaat bagi Anda

Untuk keluar dari menu/halaman ini silahkan klik LIKE / SUKA

..

Makalah Filsafat Umum “Empirisme”

PEMBAHASAN

EMPIRISME
Sebagai tokohnya adalah Thomas Habbes, Jhon Locke, dan David Hume. Oleh karena adanya kemajauan ilmu pengetahuan dapat di rasakan manfaatnya, maka pandangan orang terhadap filsafat mulai merosot. Hal ini disebabkan karena filsafat dianggap tidak berguna lagi bagi kehidupan. Pada sisi lain, ilmu pengethuan besar sekali manfaatnya bagi kehidupan. Kemudian beranggapan bahwa pengetahuan yang bermanfaat, pasti dan benar hanya diperoleh lewat panca indra (empiri), dan impiriliah satu-satunya sumber pengetahuan. Pemikiran tersebut lahir dengan nama empirisme.
Thomas Habbes ( 1588-1679 )
Ia seorang ahli pikir Inggris lahir di Malmesbury. Pada usia 15 tahun ia pergi ke Oxford untuk belajar logika Skolastik dan fisika, yang ternyata gagal, karena ia tidak berminat sebab gurunya beraliran Aristotelian. Sumbangan yang besar sebagai ahli pikr adalah suatu system materialistis yang benar, termasuk juga perikehidupan organis dan rohaniah. Dalam bidang kenegaraan ia mengemukakan teori kontrak sosial.
Dalam tulisannya, ia telah menyusun suatu system pemikiran yang berpangkal pada dasar-dasar empiris, disamping juga menerima metode dalam ilmu alam yang matematis.
Pendapatnya, bahwa ilmu filsafat adalah suatu ilmu pengethauan yang sifatnya umum. Karena filsafat adalah suatu ilmu pengethuan tentang akibat-akibat atau tentang gejala-gejala yang diperoleh dari sebabnya. Segala yang ada ditentukan oleh seba, sedangkan prosesnya sesuai dengan hokum ilmu pasti/ilmu alam.
Namanya sangat terkenal karena teorinya tentang kontrak sosial, yaitu manusia mempunyai kecenderungan untuk mempertahankan diri. Apabila setiap orang mempunyai kecenderungan demikian, maka pertentangan, atau perang total tak dapat dihindari. Perang akan membuat kehidupan menjadi sengsara dan buruk. Bagaimana manusia dapat menghindarinya maka diperlukan akal sehat, agar setiap orang mau melepaskan haknya untuk berbuat sekehendaknya sendiri. Untuk itu mereka harus bersatu membuat perjanjian untuk menaati/tunduk terhadap penguasa. Orang-orang yang dipersatukan disebut Commonwealth.

Jhon Locke ( 1932-1704)
Ia dilahirkan di Wrington, dekat Bristol, Inggris. Disamping sebagai seorang ahli hokum, juga menyukai filsafat dan teologi, mendalami ilmu kedokteran dan penelitian kimia. Dalam mencapai kebenaran, sampai seberapa jauh (bagaimana) manusia memakai kemampuannya.
Dalam penelitiannya ia memakai istilah sensation dan reflection. senation adalah suatu yang dapat berhubungan dengan dunia luar, tetapi manusia tidak dapat mengerti dan meraihya. Sedangkan reflection adalah pengalaman intuitif yang memberikan pengetahuan kepada manusia, yang sifatnya lebih baik dari pada sensation. tiap-tiap penegtahuan yang diperoleh manusia terdiri dari sensation dan reflection. Walaupun demikian, manusia harus mendahulukan sensation. Mengapa demikian? Karena jiwa manusia saat dilahirkan putih bersih (tabula rasa) yaitu jiwa itu kosong bagaikan kertas putih yang belum tertulis. Tidak ada sesuatu dalam jiwa yang dibawa sejak lahir, melainkan pengalaman yang membentuk jiwa seseorang.


PENUTUP

Kesimpulan
Empirisme adalah suatu aliran dalam filsafat yang menyatakan bahwa semua pengetahuan berasal dari pengalaman manusia. Empirisme menolak anggapan bahwa manusia ketika dilahirkan telah membawa fitrah pengetahuan dalam diinya.
Terima kasih atas waktunya untuk membaca Makalah Filsafat Umum “Empirisme” ini, dengan harapan semoga artikel Makalah Filsafat Umum “Empirisme” ini bermanfaat adanya. Dan mohon maaf jika pada artikel Makalah Filsafat Umum “Empirisme” terdapat kesalahan atau kurang memuaskan. Jangan lupa untuk berkunjung kembali ke eMakalah.com pada lain kesempatan

Artikel Terkait : Makalah Filsafat Umum “Empirisme” » Makalah